UPR Teken Tiga MoU

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Secara bersamaan, Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi, Rabu (12/12), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah, Pengadilan Negeri Palangka Raya dan Banwaslu Palangka Raya. Nota kesepahaman terkait pendidikan, dan pengajaran.

Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi memaparkan, MoU yang ditandatangani merupakan bentuk kerjasama antar lembaga dalam peningkatan sumber daya manusia di Universitas Palangka Raya. Karena perguruan tinggi membutuhkan lembaga terkait sebagai pembina dalam proses pelaksanaan tugas civitas akademika.

Perguruan tinggi, ungkap Andrie, mempunyai hak sebagai masyarakat, menjunjung tinggi nilai akademik, dan penelitian. Dalam menjalankan harus sinergi dengan masyarakat, termasuk jajaran pemerintah yang di dalamnya ada Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri dan Banwaslu.

Kedepan, UPR akan merancang MoU dengan Kejaksaan, Polda, dan KPK. Hal itu untuk melakukan pembinaan dalam pelaksanaan fungsi perguruan tinggi. Jangan sampai ada persoalan hukum yang terjadi, ketika civitas akademika menjalankan fungsinya membina generasi penerus bangsa.

“Perguruan Tinggi dapat berkembang dengan keterlibatan seluruh element. Itu untuk menopang keberhasilan perguruan tinggi. Yang kita bangun generasi bangsa. Jadi perlu peningkatan kualitas SDM,” tegas Rektor UPR.