Upacara Bendera, Potong Tumpeng dan Berita Duka Hiasi Hardiknas 2016

Memperingati  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016, Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar upacara peringatan pada Senin (2/5/2016) di lapangan Rektorat UPR. Dalam upacara tersebut, Rektor UPR Prof.Dr.Ferdinand MS, bertindak sebagai pemimpin upacara.

Saat hendak melakukan “Mengheningkan Cipta” Rektor UPR Prof.Dr.Ferdinand MS, mengumumkan bahwa salah seorang Guru Besar UPR yang juga Ketua Lembaga Penelitian Prof Ir Dosis TH Unjung MSi telah meninggal dunia.

Hari ini bersamaan dengan Hardiknas 2016, Keluaga Civitas Akademika UPR telah berduka karena salah seorang Guru Besar UPR yang juga Ketua Lembaga Penelitian Prof Ir Dosis TH Unjung MSi telah meninggal dunia,” ucap Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UPR membacakan pidato sambutan dari Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir dengan judul “Ayo Kerja, Inovatif, dan Kompetitif”.

Dalam isi pidato tersebut dikatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan peringatan hari pendidikan nasional adalah sebagai ajang upaya refleksi bangsa dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Tema peringatan Hardiknas ini sebenarnya adalah tentang reformasi pendidikan tinggi.

Reformasi pendidikan tinggi merupakan suatu keniscayaan pada saat ini, ketika kita menghadapi beragam tantangan luar biasa dalam skala lokal, nasional, maupun global,” ujar Menristek dalam isi pidatonya.

Menurutnya, ada dua hal yang menyebabkan reformasi pendidikan tidak dapat dihindari, yaitu adanya penggunaan teknologi informasi komunikasi yang semakin masif dan kompetisi ekonomi global yang berbasis pengetahuan.

Poin lain yang ditekankan pada pidato kali ini adalah tentang inovasi. Inovasi yang berbasis riset-riset dari perguruan tinggi.

Kompetisi global menyebabkan dibutuhkannya sumber-sumber daya manusia yang kompetitif dan inovatif untuk dapat diakui secara global.

Salah satu peningkatan sumber daya manusia ini didapatkan dengan cara kerja sama antarinstitusi perguruan tinggi, lembaga riset, serta industri dalam dan luar negeri, seperti pertukaran mahasiswa, dosen, kerja sama penelitian dan publikasi ilmiah.

Terakhir, Menristek mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi secara nyata dalam proses reformasi pendidikan tinggi kita agar menjadi semakin inovatif dan kompetitif.

Usai upacara, Rektor UPR Prof Dr Ferdinand MS juga berkesempatan memotong tumpeng yang diberikan kepada Dekan Fakultas Kedokteran, menandai bahwa Fakultas Kedokteran UPR mulai tahun 2016 telah membuka pendaftaran mahasiswa baru regular melalui SBMPT 2016. (Tjk)

Permanent link to this article: https://www.upr.ac.id/upacara-bendera-potong-tumpeng-dan-berita-duka-hiasi-hardiknas-2016/