Siswa Lemhanas Minta Masukan Akademisi

Rombongan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LIII  Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) melakukan pertemuan dengan rektor dan dosen di Universitas Palangka Raya (Unpar), Rabu (12/8).

Ketua rombongan SSDN PPRA LIII,  MarsdaTNI Ir Beng Tardjani mengatakan, jumlah peserta SSDN Lemhanas RI secara keseluruhan berjumlah 117 orang, dibagi dalam empat kelompok. Salah satu kelompok yang ada sekarang, khusus ke Kalteng, termasuk ke Unpar berjumlah 37 yang terdiri dari unsur pimpinan rombongan, pembina dan peserta.

Dia mengatakan, tujuan pihaknya ke Unpar adalah untuk dapat membuka pemikiran peserta tentang daerah, memahami serta mengetahui tentang daerah, baik sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM) termasuk isu-isu terhangat di daerah.

“Kami juga ingin melihat dan mendengar berbagai potensi lokal, kearifan lokal serta menyangkut ketahanan daerah, dalam mewujudkan pertanahan nasional RI. Agar calon pemimpin lembaga baik jajaran TNI, Polri, Kejaksaan termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki wawasan yang luas tentang setiap daerah,” ungkapnya.

Dia memaparkan, program pendidikan dalam kegiatan Lemhanas itu dirancang berupa pembekalan mengenai kewaspadaan nasional, tujuannya  untuk mempererat ketahanan nasional. Diharapkan, dapat menghasilkan pemimpin dan calon pemimpin yang jujur, beretika, dan berwawasan nusantara

Dalam kesempatan itu, rombongan Lemhanas ke-53 langsung disambut oleh Rektor Unpar didampingi Dekan di lingkungan Unpar serta perwakilan dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Palangka Raya.

Rektor Unpar Prof Dr Ferdinand MS menyampaikan, civitas akademika Unpar siap memberikan masukan yang berkenaan langsung dengan tugas Lemhanas. “Dalam pertemuan ini, segala masukan yang diperlukan akan kami siapkan. Kami sudah berkomitmen untuk membantu tugas Lemhanas yang berkenaan langsung dengan berbagai hal yang perlu disampaikan,” jelas Ferdinand.