Home
Penelitian
Kegiatan Pembekalan KKNT Mandiri Universitas Palangka Raya Periode I Tahun 2021
Cover Berita

Kegiatan Pembekalan KKNT Mandiri Universitas Palangka Raya Periode I Tahun 2021

Kegiatan Kuliah Kerja nyata (KKN) di UPR adalah salah satu program wajib bagi para mahasiswa yang telah memperoleh sks 110. Kegiatan KKN ini menjadi mata kuliah wajib, khususnya di beberapa fakultas, seperti : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Pertanian (FAPERTA) Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIPOL), dan Fakultas Matematik dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

“Di antara keragaman implementasi misi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian masyarakat seperti KKN ini tetap menjadi pilihan yang baik untuk mewujudkan sinergitas antara kampus dan masyarakat. Karena sifat dari kegiatan KKN ini adalah menerapkan ilmu pengetahuan teoretik (applying of knowledge and science) yang telah diterima mahasiswa selama menempuh studi di bangku perkuliahan dan memberikannya kepada masyarakat sebagai wahana pengetahuan praktis (transfering of knowledge).” Ujar Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) DR. Andrie Elia S.E.,, MS.i membuka secara virtual kegiatan Pembekalan KKNT Mandiri Universitas Palangka Raya Periode I Tahun 2021, Selasa 9 Maret 2021.

Kegiatan KKN Tematik Mandiri Periode I di ikuti oleh 676 mahasiswa dan melibatkan 47 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang tersebar di 47 desa  pada 4 kabupaten.

  1. Kabupaten Kapuas (11 Desa)
  2. Kabupaten Gunung Mas (17 Desa)
  3. Kabupaten Katingan (16 Desa)
  4. Kabupaten Pulang Pisau (3 Desa)

Kehadiran mahasiswa dilingkungan masyarakat diharapkankan dapat meberi manfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) terhadap realitas kehidupan bermasyarakat, meningkatkan tanggung jawab pribadi dan sosial (personal and social responsibility) terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat serta meningkatkan kesadaran diri terhadap peran sosial (self-awareness of social role) dan perannya selaku akademisi(self-awareness of academician role) yang akan hidup berdampingan di tengah-tengah masyarakat.