Sekda Prov Kalteng Buka RATA BKS Barat

Rapat Tahunan (RATA) XXXIX Rektor BKS-PTN Barat berlangsung dua hari di Palangka Raya, sejak dibuka Kamis (10/1) oleh Sekda Prov Kalteng, Fahrizal Fitri.

Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Kalimantan Tengah, Dr Andrie Elia SE MSi memiliki sejumlah harapan untuk rapat tahunan ini. Setidaknya menelorkan gagasan kerjasama yang baik dan mampu menyelesaikan kendala dengan tuntas, khususnya masalah wilayah barat.

“Saya berharap apa yang jadi permasalahan wilayah barat bisa tuntas dalam dua hari ke depan. Kita maksimalkan dua hari ini untuk dapatkan hasil terbaik,” ungkap Andrie.

Ia berkeinginan, yang selama 55 tahun sejak berdiri UPR dan masih belum gaung namanya, nantinya bisa lebih banyak berkontribusi di tengah ia memimpin UPR saat ini.

Tentang kesiapan Palangka Raya menjadi lokasi pemindahan ibukota RI. Rektor UPR berharap, apa yang sudah kerap kali diwacanakan diberbagai kesempatan itu terwujud.

Menurut Andrie, Palangka Raya sudah siap menerima mandat itu. Apalagi sudah disediakan lahan seluas 500 ribu hektar.

“Sudah siap 500 ribu ha di segitiga emas di tiga kabupaten, disiapkan oleh Pemprov Kalteng untuk kepentingan itu (pemindahan),” terangnya dihadapan perwakilan 32 Perguruan Tinggi Negeri dan pejabat tinggi Kemenristek-Dikti yang hadir.

Sementara, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, MSc, Ketua BKS PTN Wilayah Barat, berharap pentingnya menjalin komunikasi intensif antar perguruan tinggi untuk saling berbagi informasi dan kerjasama pengembangan.

Ia menjelaskan tentang BKS di tahun ke-39 ini. Dimana BKS adalah perkumpulan PT di wilayah barat yang mencakup seluruh Sumatera, Jawa Barat, Sampai ke Kalimantan termasuk Kalteng.