«

»

Sep 06 2016

Sebulan Laksanakan Pengabdian, Mahasiswa K2NM Kembali ke Kampus

KKN-1

Pelaksanaan kuliah kerja nyata Mahasiswa (K2NM) Universitas Palangka Raya (UPR) Periode Mei 2016, telah berakhir. Setelah sekitar 30 hari, peserta mengabdi, berbaur dan berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat, mereka harus kembali ke Kampus. Sabanyak 1.150 peserta mahasiswa yang tersebar di 36 Desa yang ada diwilayah Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya, secara resmi Sabtu (3/9) ditarik kembalik ke Kampus mereka masing-masing untuk melanjukan studi agar berhasil menyeleasikan pendidikan tinggi tepat waktu. Ketua Panitia Pelaksana K2NM UPR Periode Agustus 2016 Dr Sunaryo N Tuah SE MP mengungkapkan penarikan mahasiswa telah dilakukan sejak Kamis (1/9) dari kabupaten Kapuas, Dilanjutkan dengan kabupaten Pulang Pisau pada Jumat (2/9) dan terakhir penarikan di kota Palangka Raya, Sabtu (3/9). Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa merupakan salah satu mata kuliah yang harus dijalani dalam rangka menyelesaikan studinya di perguruan tinggi dengan tujuan berusaha mengembangkan potensi desa dimana tempat mereka ditempatkan. “Dari hasil pengamatan pelaksanaan program kegiatan K2NM serta berdasarkan laporan Dosen Pendamping Lapangan, secara umum K2NM periode ini dapat dikatagorikan baik, dengan ragam dan macam pemberdayaan masyarakat, baik yang bersifat penyuluhan, pelatihan/demonstrasi, maupun pendidikan,” katanya. Pihaknya juga berkesempatan untuk menyatakan kebanggaannya bahwa mahasiswa peserta K2NM cukup aktif membantu masyarakat dengan berperan aktif dalam memeriahkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 di desa lokasi pengabdian masing-masing. “Banyak manfaat ilmu yang ditularkan pada masyarakat, juga sejumlah bangunan fisik yang ditinggalkan sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat. Selain itu dalam pelaksanaannya juga berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” ucapnya. Namun, pihak Panitia juga mengingatkan para peserta K2NM masih memiliki tangungg jawab untuk membuat laporan akhir terkait K2NM yang mereka jalani selama 30 hari terakhir. “Saya minta peserta K2NM, segera menyelesaikan tanggung jawab terkait laporan akhir dari pelaksanaan kegiatan tersebut dan beberapa hal yang perlu dipertanggungjawabkan,” ungkap Sunaryo. K2NM periode Agustus 2016 itu mengangkat tema Revolusi yang digelar atas kerja sama Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Palangka Raya (UPR) dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Sesuai pedoman dari Kemenko PMK, revolusi mental diarahkan pada budaya bersih, budaya tertib, dan budaya melayani. Selain UPR, ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang mengusung tema Revolusi Mental.