Rektor Monitoring Pelaksanaan K2NM Universitas Palangka Raya

K2NM atau Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa merupakan salah satu mata kuliah yang harus dijalani dalam rangka menyelesaikan studinya di perguruan tinggi dengan tujuan berusaha mengembangkan potensi desa dimana tempat mereka ditempatkan.

Untuk memastikan keadaan dan program dari ratusan mahasiswa yang terbagi dalan 37 kelompok yang tersebar di seluruh desa yang ada di Kabupaten Katingan, Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya berjalan dengan baik, Rabu (07/10) pihak Unpar monitoring ke beberapa Desa seperti Pendahara serta Hampangen Kabupaten Katingan, dan Desa Sei Gohong serta Marang di Kota Palangka Raya.

Rombongan  yang dipimpin langsung Rektor Unpar Prof Dr Ferdinand MS didampingi Ketua LPKM Unpar Prof Dr Joni Bungai MPd dan panitia K2NM periode September 2015 memulai perjalanannya untuk berdiagloh dengan Aparat Desa, Masyarakat dan Mahasiswa pada pukul 09.00 Wib.

Prof Dr Joni Bungai mengungkapkan program K2NM ini merupakan salah satu perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu yang berkenaan peran serta Perguruan Tinggi dalam rangka ikut membina dan memberdayakan masyarakat, hidup bersama-sama dengan masyarakat, menyelami kehidupan masyarakat , ikut membina dan membangun masyarakat.

Diharapkan dalam monev yang dilakukan pihaknya itu tidak ditemukan masalah dan program-program yang telah disusun peserta barjalan dengan baik.

“Mahasiswa yang mengikuti KKN sudah kami bekali sebelumnya, jadi ketika mereka terjun ke desa, mereka dapat menemukan potensi dan permasalahan di desa mereka ditempatkan. Dengan begitu keilmuan mereka dapat dipraktekan di lapangan,” ungkapnya.

Ditemui Ritha salah seorang warga masyarakat Desa Marang Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya yang selalu berkoordinasi dengan mahasiswa K2NM di desa itu mengungkapkan bahwa masyarakat setempat sangat tertolong dengan kehadirian peserta K2NM terlebih program K2NM yang telah dijalankan itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Itu semua bisa berjalan tentunya harus ada campur tangan berbagai fihak diantaranya Perguruan Tinggi sebagai pemasok pelaku K2NM, Pemerintah sebagai penyandang dana dan juga tentunya masyarakat sebagai sasaran tembak K2NM.

“Dengan hasil dan berkoordinasi baik kegiatan KKN akan menjadi primadona baru yang siap dilamar oleh para petinggi atau Kepala Desa. Karena saat ini masih banyak kalangan yang menganggap miring program KKN ini , bahkan ada juga yang mengusulkan program KKN ini dihentikan saja karena tidak bermanfaat,” tutupnya.

Bagi mahasiswa kuliah kerja nyata ini merupakan salah satu mata kuliah yang harus ditempuhnya dalam rangka menyelesaikan studinya di Perguruan Tinggi. Suka atau tidak suka mereka harus berbaur dengan masyarakat, utamanya di pedesaan dalam rangka sedikit mengamalkan ilmunya dan juga belajar banyak tentang hidup bermasyarakat.

Kurang lebih sebulan ini para mahasiswa peserta K2NM Universitas Palangka Raya (Unpar) telah berada di beberapa desa di wilayah di Kabupaten Katingan, Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya, sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan dimana diantara kegiatan-kegiatan tersebut banyak mendapatkan dukungan langsung dari dinas-dinas terkait di lingkungan pemerintahan kabupaten dan beberapa perusahaan swasta untuk ikut serta dalam mensukseskan kegiatan K2NM tersebut.

Permanent link to this article: http://www.upr.ac.id/rektor-monitoring-pelaksanaan-k2nm-unpar/