«

»

Apr 18 2017

Ratusan Mahasiswa KKN-PPM UPR Diterima Pemko

Ratusan mahasiswa dan Dosen Pendamping Lapangan Universitas Palangka Raya (UPR) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di terima secara resmi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.

Serah terima Mahasiswa KKN-PPM UPR yang dilaksanakan, Senin (17/4) di GPU Palampang Tarung dilakukan oleh pihak UPR melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UPR Prof Dr Bambang S Lautt MSi kepada Walikota Palangka Raya, Riban Satia.

Pihak Pemko berharap agar para mahasiswa yang menjalani KKN PPM di lingkungan Palangka Raya dapat bersinergi untuk berkerjasama dengan masyarakat sekitar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya masing-masing.

“Kita harap, mahasiswa KKN-PPM UPR dapat bersinergi dengan masyarakat dan ASN seperti pihak Kecamatan serta Kelurahan untuk mendorong pembanguan di Kota Palangka Raya. Sebaliknya saya juga menghimbau agar para Camat dan Lurah dilingkungan Kota Palangka Raya untuk mendukung program para mahasiswa,” ucap Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UPR Prof Bambang S Lautt MSi didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Bagi Masyarakat (LPPM) UPR Prof Dr Komang Gde Suastika Msi mengungkapkan, sedikitnya 738 Mahasiswa peserta KKN-PPM UPR akan melakukan agenda KKN-PPM di lingkungan kota Palangka Raya.

Ratusan peserta tersebut, lanjutnya, akan disebarkan di 20 Desa di wilayah Kota Palangka Raya. Selama mengikuti KKN-PPM UPR, mahasiswa akan mengabdikan diri mereka untuk mendorong pembangunan wilayahnya masing-masing sesuai dengan bidang ilmu mereka sendiri.

“Selama KKN-PPM ini, mahasiswa UPR akan membuat program pemberdayaan bagi masyarakat sesuai dengan bidang ilmunya diluar program kelompok yang telah ditentukan. Misalnya dari Fakultas FKIP, ia akan memberikan pembelajaran di sekolah-sekolah,” ucapnya.

Pihaknya menjelaskan dalam KKN-PPM akan ditekankan kepada mahasiswa terutamanya dalam Pembelajaran dan Pemberdayaan masyarakat. Masing – masing peserta KKN – PPM dituntut untuk menggali potensi – potensi di masyarakat untuk disusun dalam program yang ia kerjakan selama kegiatan tersebut.

KKN sendiri merupakan program perkuliahan yang wajib ditempuh oleh mahasiswa yang dilaksanakan langsung berinteraksi dengan masyarakat. Tujuannya antara lain untuk memajukan dan memberdayakan masyarakat lewat program yang telah dirancang.

“Dalam satu kelompok kan bidang  ilmunya beda-beda, ada yang dari FKIP, Ekonomi, Pertanian dan lainnya. Agar mereka berkolaborasi satu dengan yang lainnya panitia akan memberikan program tambahan bagi mereka,” ungkapnya.

Selain Ibu Kota Provinsi Kalteng, lokasi. Lokasi KKN-PPM Periode Pertama Tahun 2017 itu ada di Kabupaten Pulang Pisau.

Pihaknya berharap momentum KKN-PPM itu sebagai wadah untuk meningkatkan kreatifitas dan melaksanakan tri darma perguruan tinggi yang diarahkan untuk menjamin dunia akademik teoritik dan dunia empirik praktis, dengan demikian akan terjadi interaksi sinergi antara mahasiswa dan masyarakat.