«

»

Apr 27 2017

Potong Tumpeng Puncak Perayaan HUT Kartini UPR

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Raden Ajeng Kartini ke 138 yang dilaksanakan Universitas Palangka Raya (UPR) khususnya Pusat Penelitian Gender berkerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan UPR sejak 7 April 2017 lalu berakhir Meriah dan di akhiri dengan pemotongan tumpeng. Pada puncak peringatan HUT RA Kartini yang digelar 26 April 2017 berpusat di Aula Palangka Raya itu, panitia menggelar lomba Panginan Sukup Simpan, Lomba Busana Serasi dan Kebaya Kartini serta Bazar yang diikuti 13 instasi di lingkungan Palangka Raya dan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Panitia Ny Lewie, A Rahu mengungkapkan, pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan dalam memeriahkan hari Kartini baik itu berbagai lomba, bakti sosial yakni pemeriksaan kesehatan gratis dan anjang sana ke Panti Jompo. “Mulai tanggal 7 April lalu, kita awali dengan senam masal dan pemeriksaan kesehatan gratis serta lomba senam. Kemudian lanjut tanggal 8 April diadakan berbagai lomba seperti lomba mengupas telur puyuh, lomba memindah gelang karet, lomba meriah wajah tampa cermin dan banyak lagi. Tanggal 18 kita Anjang sana ke panti jompo Sinta Rangkang, Tangkiling, dan puncaknya hari ini,” ucap Ny Lewie A Rahu dalam laporannya.

Acara puncak kegiatan yang bertemakan mewujudkan perempuan yang inspiratif, tangguh dan bermartabat itu dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UPR Prof Dr I Nyoman Sudyana MSc, didampingi Pembina Dharma Wanita ersatuan UPR Dra Rosmari Jawon MSi yang merupakan istri dari Rektor UPR dan Ketua Pusat Penelitian Gender Dr Ir Evi Veronika Elbar MSi.

Pembina Dharma Wanita Persatuan UPR dalam sambutan menyampaikan, bahwa peringatan hari Kartini ini senantiasa diperingati setiap tahunnya. Hal itu merupakan upaya kaum wanita untuk meningkatkan perannya baik itu bagi lembaga dan negara. Akan tetapi tidak meninggalkan kodratnya sebagai istri, di rumah sebagai pendidik anak-anak.

Oleh karena itu ia berharap, sesuai dengan tema yang diangkat dalam peringatan HUT RA Kartini ke 138 itu, kaum perempuan harus mampu menjadi perempuan yang inspiratif, tangguh dan bermartabat. “Kita berharap kaum perempuan di Provinsi Kalteng terkhususnya dilingkungan UPR yang merupakan lembaga pendidikan tinggi, harus mampu menjadi perempuan yang inspiratif, tangguh dan bermartabat,” katanya.

Hal senada diungkapkan Ketua Pusat Penelitian Gender Dr Ir Evi Veronika Elbar MSi. Ia menambahkan, posisi wanita di UPR telah menempatkan di posisi yang tinggi, dan merupakan bukti adanya kesetaraan gender antara pria dan wanita, sesuai cita-cita RA Kartini. Lebih lanjut dikatakan bahwa dengan adanya kesetaraan gender, hendaknya kaum wanita terus meningkatkan perannya dalam menyuseskan bidang pendidikan, sesuai dengan tugasnya tampa harus meninggalkan kodratnya.

Sementara itu Prof I Nyoman Sudyana yang mewakili Rektor UPR Prof Dr Ferdinand MS mengungkapak apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Pihaknya berharap kegiatan seperti itu dapat rutin dilaksanakan, selain untuk mengenang jasa para pahlawan, juga dalam rangka menanamkan jiwa nasionalisme kepada warga dilingkungan Kampus UPR.

“Pihak Rektorat selalu mendukung kegiatan yang bersifat positif dalam rangka membangun UPR ke arah yang lebih baik lagi,” ungkapnya.