K2NM Revolusi Mental Diikuti 1.150 Mahasiswa

KKN-1

Gerakan Nasional Revolusi Mental lahir untuk mengubah cara pandang, pola pikir sikap-sikap, nilai-nilai dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Hal tersebutlah yang diutarakan Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Palangka Raya (UPR) Prof Dr Joni Bungai MPd dalam arahannya saat pembukaan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (K2NM) UPR yang dilaksanakan mulai 27-28 Juli 2016. “Nilai strategis revolusi mental adalah Integritas yakni jujur dan dapat dipercaya. Kemudian memiliki etos kerja yang tinggi serta semangat gotong royong,” kata Prof Joni di Aula Palangka UPR, Rabu (27/7). Prof Joni yang didampingi Ketua Panitia Pelaksana K2NM UPR Periode II 2016 Dr Sunaryo N Tuah SE MP, menjelaskan tema Revolusi Mental tersebut menjadi tema K2NM kali ini digelar atas kerja sama UPR dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Sesuai pedoman dari Kemenko PMK, revolusi mental diarahkan pada budaya bersih, budaya tertib, dan budaya melayani. Selain UPR, ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang mengusung tema Revolusi Mental. Untuk K2NM dengan tema Revolusi Mental ini akan difokuskan di 36 Desa yang tersebar di kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya dengan jumlah peserta sebanyak 1.150 orang dari 6 Fakultas di lingkungan UPR. “Sebanyak 1.150 peserta K2NM ini akan melakukan pengabdian masyarakat selama 1 bulan penuh di desa-desa. Sebelum diterjunkan kelapangan para peserta akan dibekali dengan materi yang berkaitan dengan tema revolusi mental dengan harapan nantinya dapat di implementasikan dalam menjalankan pengabdiannya,” ucapnya. Sementara itu Rektor UPR Prof DR Ferdinand MS melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Dr I Nyoman Sudyana MSi memberikan dukungan penuh dengan pelaksanaan K2NM bertemakan Revolusi Mental.

Ia juga mengingatkan beberapa hal kepada seluruh mahasiswa UPR yang mengikuti K2NM. Pertama, selama melaksanakan KKN para mahasiswa harus belajar bersama masyarakat dan mahasiswa harus dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah. “Dimana bumi di pijak, di situ langit di junjung. Jadi selama di desa jagalah sikap dan  prilaku anda sekalian, karena nama baik UPR ada ditangan peserta kalian,” ucap Nyoman. Dalam kesempatan itu Nyoman juga berkesempatan menyampaikan bahwa UPR baru saja mengirimkan 5 mahasiswanya untuk mengikuti KKN Kebangsaan yang digelar di Perbatasan Malaysia dan Indonesia.

Permanent link to this article: http://www.upr.ac.id/k2nm-revolusi-mental-diikuti-1-150-mahasiswa/